Archive for February, 2007
IKLAN MEDIA CETAK

Pemanfaatan ruang di media cetak dapat berdampak dramatis untuk penempatan iklan di media tersebut. Kita telah terbiasa melihat majalah atau koran dengan format kolom yang standar berisi ruangan teks dan gambar. Iklan produk di kolom olahraga ini, memanfaatkan gerakan dari objek atlet yang berakibat pada terpecahnya teks-teks pada kolom yang ada dalam media cetak itu. Pembedaan kondisi ini menyebabkan pembaca akan meluangkan waktu untuk menyimak iklan tersebut.
WORLD’S SOUVENIRS

Sebuah ide yang unik dari seorang turis yang travelling ke tempat wisata dunia. Michael Hughes, si turis itu membeli suvenir lokal tempat wisata berupa kartu pos, gantungan kunci, mainan, mug dan suvenir lainnya yang menggambarkan tempat wisata yang dikunjungi itu.
Ketika di New York, ia membeli kartu pos yang bergambar patung Liberty, kemudian kartu pos itu dipegangnya sambil mencocokkan posisinya dengan latar belakang sebenarnya, kemudian diambil fotonya. Hal ini dilakukan juga di berbagai tempat di Paris, Berlin, London. Dan jadilah foto-foto unik ini dengan foto dari suvenir tempat wisata dunia. Koleksi lengkapnya dapat dilihat di flickr yang bersangkutan. Ada ide untuk membuat hal yang sama untuk tempat wisata Indonesia?
FLASHDISK GITAR

Bosan dengan bentuk flashdisk yang biasa-biasa itu? Ingin flashdisk yang berbeda? Ada alternatif bentuk flashdisk yang menarik untuk dikoleksi sekaligus fungsional menyimpan data.
Paduan gitar listrik mini dengan port usb di dalamnya, membuat gitar listrik mini ini berfungsi juga menyimpan sejumlah koleksi lagu kesayangan di dalamnya. Gitar mini ini dibuat secara detail dan untuk tiap-tiap komponennya secara hand-made, sehingga tampilannya sebagai miniatur gitar patut diakui kualitasnya. Sentuhan akhir berupa kemasan tempat gitar yang terbuat dari kulit, lengkaplah sudah desain yang unik ini.
SOLO RAYA

Kesamaan bahasa dan budaya dalam suatu region tertentu, membentuk suatu komunitas yang kuat. Wilayah Solo Raya meliputi Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten atau dikenal dengan Subosukawonosraten. Orang-orang dari wilayah ini lebih senang mengaku sebagai orang Solo. Contohnya, penjual bakso asal Wonogiri bila ditanya lebih suka mengaku sebagai orang Solo. “Solo nya di mana mas?”, “Wonogiri”, begitulah mereka menjawabnya.
Solo merupakan nama lain dari kota Surakarta. Namun pada perkembangannya kata SOLO kemudian digunakan untuk masyarakat di wilayah ini untuk menyebut lokasi tinggalnya. Walaupun asal mereka dari Sukoharjo, Wonogiri atau Karanganyar mereka tetap menyebutnya sebagai orang Solo. Maka dari itu brand name SOLO the spirit of java, dipilih untuk menggambarkan keterikatan ini. Untuk bentuk kesatuan yang lebih jelas, wilayah atau region mempunyai logo sendiri. Logo region ini diturunkan dari logo utama SOLO the spirit of java. Logo ini terbentuk dari garis-garis lengkung yang terkesan berputar dinamis dengan pusat putaran berbentuk “Lung” yang merupakan stilasi dari delapan unsur filosofi hidup masyarakat Jawa.
7 goresan lengkung menggambarkan 7 distrik yang terdiri dari 6 Kabupaten dan 1 Kotamadya. 1 Lung yang menjadi pusat lingkaran menggambarkan visi bersama untuk maju sekaligus icon yang mewakili kekhasan lokal. Bentuk dan gerak lingkaran menggambarkan dinamisme dan semangat untuk maju bersama.
TOYS R US

Eits… hati-hati, ini bukan iklan mainan untuk anak-anak. Iklan ini didesain serupa dengan iklan yang diperuntukkan untuk mainan anak anak. Perancangan iklan ini tidak terasa vulgar, walau kalau diamati tiap-tiap objek “mainan” sangatlah horor untuk orang-orang di bawah umur. Biarlah yang senang hanya om-om dan yang girang hanya tante-tante itu saja. Dan hepi valentin buat om-om dan tante-tante…
REUNI BACRIET
Tanggal 20 Januari 2007, sebuah organisasi tanpa bentuk mengadakan reuni di Jakarta. Bacriet, kumpulan maen bola, nonton bola, taruhan bola, he he … Anak anak Unpar Ekonomi 92 yang mempunyai markas di jalan Lombok Bandung, sering juga menyebut diri mereka sebagai Lombokers. Bacrit = Banyak Cerita, sok tahu, omong doang adalah ciri-ciri anggotanya. Penyakit itu masih lumayan melekat sampai sekarang, dan terbawa juga di bidang kerjaan masing-masing, pas ketemu klien, bos, rekan kerja.
Lumayan juga bisa ngumpul banyak anggota pada hari itu. Adi dari Semarang balik ke Bogor, Rio dari Solo ketemu Reza di Sukabumi, terus berangkat ke Bogor ketemu Ivan. Rombongan dari Bogor itu ditraktir Boz Ai makan-makan di Jakarta. Malemnya Rico en calonnya datang nyebar undangan merit. Habis itu Cak Macho datang. Jati yang awalnya mau ketemu kejebak macet jadi gak bisa datang, si Adit Bandit juga gak datang dia jadi suami teladan mengantar istri kondangan. Foto foto reuni kemarin dapat dilihat untuk anggota Bacrit lain yang gak ikutan reuni. Kapan lagi boz reunian kayak gini, sekalian maen bola lagi kalo masih kuat…?


